Kamis, 16 Januari 2014

Pengalaman disemester 1

SMK N2 Sragen .
Sekolah yang penuh warna ,indah,damai dan gimana ya!! sulit untuk di ungkapkan.
Warna bumi SMK N2 Sragen atau sering disebut SMK twosra ini sudah sudah begitu membekas luka dihati saya. Biru yang berwibawa berbalut dengan semangat merah api yang membara. Di sekolahan ini saya banyak pengalaman yang berharga. Yaaa gimana tidak ... disini saya banyak digembleng mulai pelatihan Taruna,Pramuka dan organisasi lainya. Ohh ya.... aku juga mendapat teman-teman baru disini. semuanya baik,gokil,kompak.. ah pokoknya serruuu dehh..
   saat pertama Taruna saya sangat kaget, karena saya belumm pernah di suruh  push up,set up, back up. Pokoknya nyiksa. Tapi itu ada manfaatnya bagiku karena saya bisa belajar dari kesalahan ,meningkatkan kedisiplinan dan menghargai orang lain.  Belum tau Taruna itu apa?


        TARUNA / KETARUNAAN
 SMA TARUNA NUSANTARA - MAGELANG

Senggol tentang ketarunaan. Sekarang banyak Perguruan tinggi, SMA, dan SMK yang Menganut Sistem Ketarunaan. Bahkan terdapat KABAR BURUNG SMK Negeri 2 Sragen Akan Menganutnya Juga. Sebenarnya Apa itu Ketarunaan Dan Apa Tujuannya?

Ketarunaan adalah sistem pendidikan di beberapa Perguruan tinggi, SMA, dan SMK. Ketarunaan memiliki arti sebagai sistem pendidikan yang menerapkan prinsip-prinsip militer yang bertujuan untuk Membentuk Karakter. Tentu saja prinsip militer yang diterapkan bukanlah militer murni, karena sebagian besar lulusan Perguruan tinggi, SMA, dan SMK ditujukan untuk pegawai di lingkungan sipil, Perusahaan, Milliter, dan Dunia Wirausaha. Namun, untuk sebagian PTK yang berorientasi militer (contoh: Akmil, AAU, AAL), prinsip yang diterapkan murni militer, karena lulusannya akan berkecimpung di bidang tersebut.

Membangun karakter, merupakan proses yang berlangsung seumur hidup. Anak-anak, akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter jika ia tumbuh pada lingkungan yang berkarakter pula. Dengan begitu, fitrah setiap anak yang dilahirkan suci bisa berkembang optimal. Oleh karenanya ada tiga pihak yang mempunyai peran penting yaitu, keluarga, sekolah, dan komunitas.

Pembentukan karakter ada tiga hal yang berlangsung secara terintegrasi. Pertama, anak mengerti baik dan buruk, mengerti tindakan apa yang harus diambil, mampu memberikan prioritas hal-hal yang baik. Kedua, mempunyai kecintaan terhadap kebajikan, dan membenci perbuatan buruk. Kecintaan ini merupakan obor atau semangat untuk berbuat kebajikan. Misalnya, anak tak mau mencuri, karena tahu mencuri itu buruk, ia tidak mau melakukannya karena mencintai kebajikan.

Ketiga, anak mampu melakukan kebajikan, dan terbiasa melakukannya. Lewat proses sembilan pilar karakter yang penting ditanamkan pada anak. Ia memulainya dari cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya; tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemandirian; kejujuran; hormat dan santun; kasih sayang, kepedulian, dan kerja sama; percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah; keadilan dan kepemimpinan; baik dan rendah hati; toleransi, cinta damai, dan persatuan.

Tujuan mengembangkan karakter adalah mendorong lahirnya anak-anak yang baik. Begitu tumbuh dalam karakter yang baik, anak-anak akan tumbuh dengan kapasitas dan komitmenya untuk melakukan berbagai hal yang terbaik dan melakukannya dengan benar, dan cenderung memiliki tujuan hidup. Membangun karakter yang efektif, ditemukan dalam lingkungan sekolah yang memungkinkan semua anak menunjukan potensi mereka untuk mencapai tujuan yang sangat penting

Ketarunaan memiliki beberapa aspek, antara lain:

- Seragam yang didisain khusus dengan atribut-atribut tertentu.

- Kerapian (rambut, kerapian pakaian dan sepatu).

- Senioritas yang tinggi.

- Kegiatan fisik yang padat.

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua Perguruan tinggi, SMA, dan SMK semi militer memiliki aspek-aspek di atas. Sebagian memiliki beberapa poin tertentu yang dihilangkan, ataupun ditambahankan. Sebagai contoh, STIS merupakan PT semi militer, namum tidak terdapat aspek kegiatan fisik dan asrama; Bea Cukai STAN tidak terdapat aspek asrama; STSN memiliki seluruh aspek semi militer, dan lain sebagainya.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar